Tracer Study · Fakultas Psikologi UNMUHA

Laporan Waktu Tunggu Lulusan

Penelusuran alumni Program Studi Psikologi (S1) Universitas Muhammadiyah Aceh untuk tiga tahun kelulusan berturut-turut — menelusuri seberapa cepat lulusan terserap ke dunia kerja, dan seberapa relevan pekerjaan mereka dengan ilmu psikologi.

Jenjang Sarjana (S1) Periode lulus 2020/2021–2022/2023 157 lulusan ditelusuri
Sampul Laporan Waktu Tunggu Lulusan Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh
Edisi 2025
00Ringkasan

Sorotan utama

Lima angka kunci yang merangkum capaian tracer study Program Studi Psikologi selama tiga tahun kelulusan. Geser ke bawah untuk membaca rincian dan grafik tiap indikator.

0
Total lulusan
Tiga tahun akademik
0bln
Rata-rata waktu tunggu
Memperoleh kerja pertama
0%
Kesesuaian bidang kerja
62 dari 72 responden
0%
Tingkat respons alumni
107 dari 157 terlacak
0%
Dapat kerja ≤ 3 bulan
51 dari 72 responden
Pengantar

Kata pengantar

Tracer study adalah salah satu instrumen penting dalam sistem penjaminan mutu perguruan tinggi. Melalui penelusuran alumni, program studi memperoleh gambaran objektif tentang keterserapan lulusan, lama waktu tunggu kerja pertama, dan kesesuaian bidang studi dengan pekerjaan.

Informasi ini menjadi umpan balik berharga untuk evaluasi kurikulum, peningkatan layanan karier, serta perumusan kebijakan akademik yang lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu wa Ta'ala atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga Laporan Tracer Study Program Studi Psikologi (S1) untuk tahun lulus 2020/2021 sampai 2022/2023 dapat diselesaikan dengan baik.

Laporan ini menitikberatkan pada indikator waktu tunggu lulusan, dilengkapi tingkat keterlacakan (response rate) alumni dan kesesuaian bidang kerja. Seluruh angka bersumber dari data penelusuran alumni selama tiga tahun kelulusan berturut-turut.

Kami menyampaikan terima kasih kepada para alumni yang berpartisipasi serta seluruh pihak yang membantu penyusunan laporan ini. Kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan untuk penyempurnaan periode berikutnya.

Dekan Fakultas Psikologi · Universitas Muhammadiyah Aceh
Hanna Amalia, S.Psi., M.Psi., Psikolog
Banda Aceh, 2025
01Bab Satu

Pendahuluan

Mengapa tracer study dilakukan, apa tujuannya, dan siapa saja yang memetik manfaatnya.

Apa itu tracer study?

Tracer study adalah studi penelusuran alumni untuk mengetahui kondisi lulusan setelah menyelesaikan pendidikan — terutama pada masa transisi dari pendidikan tinggi ke dunia kerja. Hasilnya menjadi salah satu komponen yang dinilai dalam akreditasi program studi.

1.1 Latar belakang

Kualitas program studi tidak hanya diukur dari proses pembelajaran di kampus, tetapi juga dari sejauh mana lulusannya berdaya saing dan terserap di dunia kerja. Bagi Program Studi Psikologi UNMUHA, tracer study menjadi bagian dari siklus penjaminan mutu yang berkelanjutan — dasar untuk evaluasi kurikulum, peningkatan layanan bimbingan karier, dan penyusunan kebijakan akademik yang responsif.

1.3 Ruang lingkup

Laporan merangkum hasil penelusuran lulusan Program Studi Psikologi (S1) untuk tiga tahun akademik. Fokus utamanya adalah waktu tunggu memperoleh pekerjaan pertama, dilengkapi indikator pendukung: tingkat keterlacakan alumni, status kegiatan, dan kesesuaian bidang kerja.

2020/2021 2021/2022 2022/2023

1.2 Tujuan

  • Mengetahui tingkat keterlacakan (response rate) alumni selama tiga tahun kelulusan.

  • Mengukur rata-rata waktu tunggu memperoleh pekerjaan pertama.

  • Menganalisis distribusi waktu tunggu berdasarkan rentang waktu.

  • Mengetahui kesesuaian bidang kerja lulusan dengan ilmu psikologi.

  • Merumuskan kesimpulan dan rekomendasi perbaikan mutu program studi.

1.4 Manfaat laporan

Program studi

Bahan evaluasi kurikulum dan pengembangan layanan karier.

Pimpinan fakultas & universitas

Dasar pengambilan kebijakan akademik yang lebih tepat.

Calon mahasiswa & pemangku kepentingan

Informasi prospek dan daya serap lulusan psikologi.

02Bab Dua

Profil program studi

Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) adalah perguruan tinggi swasta di bawah Persyarikatan Muhammadiyah, berdiri 11 Maret 1987 di Banda Aceh. Program Studi Psikologi beroperasi sejak memperoleh izin penyelenggaraan pada 2004.

2.1 Identitas program studi

Tabel 2.1 — Identitas Program Studi Psikologi UNMUHA.
Perguruan TinggiUniversitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA)
FakultasFakultas Psikologi
Program StudiPsikologi
JenjangSarjana (S1)
Gelar LulusanSarjana Psikologi (S.Psi)
Izin PenyelenggaraanSK Dirjen Dikti No. 3495/D/T/2004, 30 Agustus 2004
AkreditasiTerakreditasi BAN-PT (peringkat B)
KurikulumBerbasis Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
LokasiBanda Aceh, Provinsi Aceh

2.2 Visi

Visi Program Studi
Menjadi pusat pengembangan psikologi yang berorientasi pada kesehatan mental dan masalah pendidikan anak dalam ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlandaskan nilai-nilai keislaman di tingkat nasional pada tahun 2026.

2.3 Orientasi keilmuan

Program studi mengembangkan keilmuan psikologi modern yang dipadukan dengan pendekatan berbasis nilai-nilai keislaman. Penekanan diberikan pada bidang kesehatan mental dan permasalahan pendidikan anak, agar lulusan mampu memberi solusi atas tantangan psikologis di masyarakat sekaligus memiliki integritas akademik dan profesional.

2.4 Prospek & bidang kerja

Keragaman bidang kerja ini turut menjelaskan tingginya kesesuaian bidang kerja lulusan.

Pengembangan SDM (HRD)

Human Resources Development di perusahaan & instansi.

Konselor & guru BK

Bimbingan dan konseling di lembaga pendidikan.

Peneliti

Bidang psikologi dan sosial.

Terapis pendamping

Anak berkebutuhan khusus.

Trainer & fasilitator

Pengembang program pelatihan.

Psikologi terapan lain

Pendidikan, industri & organisasi, sosial, forensik.

Catatan

Data identitas dan profil pada bab ini dihimpun dari informasi publik program studi dan dapat diperbarui sesuai dokumen resmi terbaru (misalnya nomor dan peringkat akreditasi yang berlaku).

03Bab Tiga

Metodologi & formula

Dari mana angka berasal, siapa yang menjadi responden, dan bagaimana setiap indikator dihitung.

3.1 Populasi & responden

Populasi laporan adalah seluruh lulusan Program Studi Psikologi (S1) pada tiga tahun akademik, dengan total 157 lulusan. Sebanyak 107 lulusan berhasil terlacak melalui kuesioner tracer study (tingkat respons keseluruhan 68,15%). Dari yang terlacak, 72 responden berstatus bekerja/berwiraswasta dan menjadi basis perhitungan waktu tunggu serta kesesuaian bidang kerja.

Alur penyaringan data
157Total lulusanPopulasi 3 tahun akademik (2020/2021–2022/2023)
107Alumni terlacak68,15% dari total lulusan mengisi kuesioner
72Responden bekerja67,3% dari yang terlacak — basis waktu tunggu & kesesuaian
Tabel 3.1 — Populasi lulusan dan tingkat keterlacakan alumni per tahun.
Tahun LulusJumlah LulusanTerlacakTidak TerlacakTingkat Respons
2020/202132221068,75%
2021/202255262947,27%
2022/202370591184,29%
Total1571075068,15%

3.2 · 3.3 Instrumen & definisi operasional

Data dikumpulkan melalui kuesioner tracer study yang memuat identitas alumni, status kegiatan setelah lulus (bekerja, berwiraswasta, melanjutkan studi, atau belum/tidak bekerja), lama memperoleh pekerjaan pertama, serta keeratan hubungan bidang studi dengan pekerjaan.

Waktu tunggu
Rentang waktu (dalam bulan) yang dibutuhkan lulusan untuk memperoleh pekerjaan pertama, dihitung dari responden yang telah bekerja/berwiraswasta dan mengisi data lama memperoleh pekerjaan.
Kesesuaian bidang kerja
Keeratan hubungan antara bidang studi dengan pekerjaan. Kategori “sangat erat”, “erat”, dan “cukup erat” dikelompokkan sebagai sesuai.
Responden bekerja
Lulusan terlacak yang berstatus bekerja atau berwiraswasta — basis perhitungan waktu tunggu dan kesesuaian bidang kerja (total 72 responden).

3.4 Formula perhitungan

a · Tingkat respons
Tingkat Respons = (Lulusan Terlacak ÷ Jumlah Lulusan) × 100%
Contoh 2022/2023 = (59 ÷ 70) × 100% = 84,29%
b · Rata-rata waktu tunggu
Rata-rata = Σ (waktu tunggu tiap responden) ÷ jumlah responden bekerja
Gabungan tertimbang = (2,18×17 + 3,00×19 + 2,89×36) ÷ 72 = 2,75 bln
c · Kesesuaian bidang kerja
Kesesuaian = (Responden Sesuai ÷ Responden Bekerja) × 100%
Contoh 2020/2021 = (15 ÷ 17) × 100% = 88,24%
Catatan metodologis

Rata-rata gabungan waktu tunggu merupakan rata-rata tertimbang berdasarkan jumlah responden bekerja tiap tahun — sehingga tahun dengan responden lebih banyak memberi kontribusi lebih besar terhadap angka gabungan. Distribusi waktu tunggu disajikan dalam kelompok rentang perkiraan (sekitar 1, 3, 4, 5, dan ≥6 bulan).

04Bab Empat

Analisis waktu tunggu

Inti laporan: seberapa cepat lulusan bekerja, bagaimana sebaran waktu tunggunya, dan seberapa relevan pekerjaan dengan bidang studi.

4.1 Ringkasan capaian tiga tahun

Tabel 4.1 — Ringkasan indikator tracer study lulusan 2020/2021–2022/2023.
Tahun LulusJumlah LulusanTerlacakTingkat ResponsWaktu Tunggu (Bln)Kesesuaian Bidang
2020/2021322268,75%2,1888,24%
2021/2022552647,27%3,0089,47%
2022/2023705984,29%2,8983,33%
Total / Rata-rata15710768,15%2,7586,11%

4.2 Waktu tunggu pekerjaan pertama

Rata-rata waktu tunggu lulusan berada pada kisaran 2–3 bulan, dengan rata-rata gabungan 2,75 bulan. Angka ini tergolong singkat dan menunjukkan transisi ke dunia kerja yang relatif cepat. Terpendek pada lulusan 2020/2021 (2,18 bulan), terpanjang pada 2021/2022 (3,00 bulan).

Rata-rata waktu tunggu memperoleh pekerjaan pertama

Satuan: bulan · per tahun kelulusan

Gambar 1. Rata-rata waktu tunggu memperoleh pekerjaan pertama per tahun.

Perlu ditafsirkan hati-hati

Tahun 2021/2022 memiliki tingkat respons paling rendah (47,27%), sehingga rata-rata waktu tunggunya didasarkan pada jumlah responden yang lebih terbatas.

4.3 Distribusi waktu tunggu

Mayoritas lulusan memperoleh pekerjaan pertama dalam sekitar satu hingga tiga bulan. Sebanyak 31 responden dapat kerja dalam ±1 bulan dan 20 responden dalam ±3 bulan.

Distribusi waktu tunggu lulusan

Jumlah responden · dikelompokkan per tahun

Gambar 3. Distribusi waktu tunggu lulusan (jumlah responden) per tahun.

Tabel 4.2 — Distribusi waktu tunggu lulusan (jumlah responden) per tahun.
Tahun Lulus±1 bln±3 bln±4 bln±5 bln≥6 bln
2020/2021105011
2021/202266250
2022/2023159363
Total31205124
Temuan kunci

Sekitar 71% responden bekerja (51 dari 72) memperoleh pekerjaan pertama dalam waktu maksimal tiga bulan. Hanya 4 responden yang membutuhkan enam bulan atau lebih — proporsi waktu tunggu panjang relatif kecil.

4.4 Kesesuaian bidang kerja

Persentase kesesuaian bidang kerja konsisten tinggi sepanjang tiga tahun, berkisar 83%–89% dengan rata-rata gabungan 86,11%. Ini menandakan sebagian besar lulusan bekerja pada bidang yang relevan dengan ilmu psikologi.

Tingkat respons & kesesuaian bidang kerja

Persentase (%) · per tahun kelulusan

Gambar 2. Tingkat respons dan kesesuaian bidang kerja per tahun.

Tabel 4.3 — Kesesuaian bidang kerja lulusan per tahun.
Tahun LulusResponden BekerjaSesuai BidangPersentase Kesesuaian
2020/2021171588,24%
2021/2022191789,47%
2022/2023363083,33%
Total726286,11%

4.5 Pembahasan

Kekuatan 1

Waktu tunggu singkat (rata-rata 2,75 bulan) menandakan daya serap lulusan yang baik di dunia kerja.

Kekuatan 2

Kesesuaian bidang kerja tinggi (86,11%) mencerminkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja serta keluasan prospek karier.

Tantangan

Keterlacakan berfluktuasi — terutama angka rendah pada 2021/2022 (47,27%). Penguatan basis data alumni menjadi prioritas agar data lebih representatif.

05Bab Lima

Kesimpulan & rekomendasi

Rangkuman temuan dan langkah lanjut untuk meningkatkan mutu program studi.

5.1 Kesimpulan

  • Selama tiga tahun, program studi meluluskan 157 mahasiswa, dengan 107 terlacak (response rate keseluruhan 68,15%).

  • Rata-rata waktu tunggu kerja pertama 2,75 bulan — menunjukkan keterserapan lulusan yang cepat.

  • Mayoritas responden (±71%) memperoleh kerja dalam ≤ 3 bulan; hanya sebagian kecil butuh ≥ 6 bulan.

  • Kesesuaian bidang kerja rata-rata 86,11% — relevansi kurikulum dengan dunia kerja tinggi.

  • Response rate 2021/2022 tergolong rendah (47,27%), sehingga hasil pada periode tersebut perlu ditafsirkan secara hati-hati.

5.2 Rekomendasi

01
Penguatan penelusuran alumni

Perkuat basis data dan mekanisme penelusuran — pemutakhiran kontak, pemanfaatan media sosial dan grup alumni, serta survei berkala — agar response rate periode berikutnya lebih representatif.

02
Pemanfaatan hasil untuk evaluasi kurikulum

Gunakan data kesesuaian bidang kerja dan masukan alumni sebagai dasar peninjauan kurikulum berbasis MBKM agar tetap relevan dengan kebutuhan dunia kerja.

03
Peningkatan layanan karier

Perkuat bimbingan karier, pelatihan kesiapan kerja, serta kemitraan dengan instansi dan dunia usaha untuk mempertahankan dan mempersingkat waktu tunggu lulusan.

04
Pelibatan pengguna lulusan

Lengkapi tracer study dengan survei kepuasan pengguna lulusan (user survey) untuk memperoleh gambaran kompetensi lulusan yang lebih utuh.

05
Dokumentasi berkelanjutan

Jadikan tracer study sebagai kegiatan rutin tahunan dengan instrumen yang konsisten agar tren antarperiode dapat dianalisis secara andal.

06Lampiran

Lampiran data

Rekapitulasi data pendukung dan catatan perhitungan.

Lampiran 1 · Keterlacakan & status kerja

Kolom “Resp. Bekerja” adalah jumlah responden berstatus bekerja/berwiraswasta — basis perhitungan waktu tunggu dan kesesuaian bidang kerja.
Tahun LulusLulusanTerlacakBekerjaResp. Bekerja
2020/20213222Ya17
2021/20225526Ya19
2022/20237059Ya36
Total15710772

Lampiran 2 · Rekapitulasi indikator utama

IndikatorNilaiKeterangan
Total lulusan157Tiga tahun akademik
Total terlacak107Tingkat respons 68,15%
Responden bekerja72Basis waktu tunggu
Rata-rata waktu tunggu2,75 blnRata-rata tertimbang
Kesesuaian bidang kerja86,11%62 dari 72 responden
Waktu tunggu ≤ 3 bln±71%51 dari 72 responden
Lampiran 3 · Catatan perhitungan

Persentase kesesuaian dihitung dengan mengelompokkan kategori “sangat erat”, “erat”, dan “cukup erat” sebagai sesuai. Waktu tunggu dihitung dari responden yang telah bekerja dan mengisi data lama memperoleh pekerjaan pertama (total 72 responden). Distribusi waktu tunggu disajikan dalam kelompok rentang perkiraan (sekitar 1, 3, 4, 5, dan ≥6 bulan).