Fakultas Psikologi UNMUHA dan Yayasan Sahabat Anak Yusnadi Jalin Kerjasama Wujudkan Tridarma Perguruan Tinggi dan Kampanye Peduli Disleksia

Banda Aceh, 22 Oktober 2026 – Fakultas Psikologi Universitas Muhammadiyah Aceh (UNMUHA) secara resmi menandatangani Perjanjian Kerjasama (MoU) dengan Yayasan Sahabat Anak Yusnadi. Kesepakatan strategis ini ditandatangani langsung oleh Dekan Fakultas Psikologi UNMUHA, Ibu Hanna Amalia, M.Psi., Psikolog, bersama dengan Ketua Pelaksana Yayasan Sahabat Anak Yusnadi, Rita Frisillia, S.Tp.

Kerjasama ini berfokus pada implementasi Tridarma Perguruan Tinggi, yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kedua belah pihak bersepakat untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam menghadirkan program-program nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya dalam ranah perkembangan psikologis anak.

Sebagai langkah perdana dari kolaborasi ini, Fakultas Psikologi UNMUHA dan Yayasan Sahabat Anak Yusnadi akan menggelar program terdekat dalam rangka Bulan Kesadaran Disleksia yang jatuh pada bulan Oktober ini. Program kolaborasi ini bertujuan untuk mengajak berbagai elemen masyarakat agar lebih peduli dan memahami kondisi disleksia.

Rangkaian kegiatan yang dijadwalkan akan berlangsung pada 25 hingga 30 Oktober 2026 ini akan diisi dengan berbagai agenda penting. Salah satu fokus utamanya adalah proses identifikasi dini bagi anak-anak yang memiliki indikasi disleksia, serta penyelenggaraan seminar edukasi mengenai pemahaman disleksia. Seminar ini ditujukan khusus kepada para penyintas, orang tua, dan masyarakat luas agar dapat memberikan pendampingan yang tepat dan adaptif.

Dekan Fakultas Psikologi UNMUHA, Ibu Hanna Amalia, M.Psi., Psikolog, menyampaikan bahwa keterlibatan akademisi sangat penting dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus. “Melalui pilar pengabdian kepada masyarakat dalam Tridarma Perguruan Tinggi, kami berharap sinergi dengan Yayasan Sahabat Anak Yusnadi ini dapat memfasilitasi kebutuhan para penyintas disleksia, agar mereka mendapatkan dukungan psikologis dan edukasi yang inklusif,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Pelaksana Yayasan Sahabat Anak Yusnadi, Rita Frisillia, S.Tp., menyambut baik kolaborasi ini. Ia berharap rangkaian kegiatan di akhir Oktober nanti dapat menjadi wadah untuk merangkul anak-anak disleksia dan memberikan pemahaman bahwa mereka memiliki potensi luar biasa yang bisa dikembangkan jika didukung oleh lingkungan yang tepat.

Dengan ditandatanganinya perjanjian kerjasama ini, diharapkan ke depannya akan semakin banyak program kolaboratif antara UNMUHA dan Yayasan Sahabat Anak Yusnadi yang mampu memberikan kontribusi positif bagi generasi penerus bangsa, khususnya di Provinsi Aceh.